Koq lu sabar banget sih jadi orang, ada beberapa orang yang bilang gitu sama gw, ah masa sih gw bilang hehe..perasaan biasa aja dah menuru gwt…, apa iya ya emang apa sih ukuran orang sabar itu, namun akhirnya gw jadi tertarik buat notes tentang kesabaran karena, tulus udah, ikhlas juga udah nah menurut gw selanjutnya ya sabar merupakan suatu rangkaian yang bagus setelah tulus dan ikhlas itu hehe…

Sabar adalah sebuah kata yang mudah untuk diucapkan, namun cukup sulit merealisasikannya.

Yap, menurut gw sabar memang seperti tulus dan ikhlas sebuah kata yang simple namun terkadang kita sulit untuk merealisasikannya. Karena memang hidup kita yang terlalu banyak timbul kejutan-kejutan yang kadang tidak kita harapkan namun harus kita lalui dan melatih kesabaran sepertinya adalah hal mutlak yang harus coba kita pahami agar dengan banyaknya kejutan dalam hidup kita ini tidak serta merta membuat kita “shock” akan kejutan yang tanpa diduga datang silih berganti ke dalam hidup kita.

Seperti biasa menurut kamus besar bahasa Indonesia yang selalu jadi pegangan gw dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar hahaha… sabar itu adalah 1 tahan menghadapi cobaan (tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati); tabah: 2 tenang; tidak tergesa-gesa; tidak terburu nafsu:

Lalu ada yang bilang juga sabar itu adalah bersedia menderita, bersikap tabah, mengalah, dan lain sebagainya, ada juga yang bilang gini alah kesediaan Anda untuk menjalani prosesnya satu demi satu. Dunia ini diciptakan berproses. Kesabaran berarti menikmati proses tersebut. Anda tak bisa mendadak menjadi kaya, pandai, dan kompeten. Anda harus mau bersabar menjalani prosesnya dari ke hari. Dalam hal ini berlaku hukum pertumbuhan, Anda hanya menuai apa yang Anda tanam. Atau ada yang bilang gini Kesabaran adalah saudara kembar dari keberanian bertindak. Kesabaran adalah denyut nadi yang menentukan seberapa lama keberanian untuk terus mencoba, tetap bertahan dalam diri seseorang.

Nah dari beberapa arti diatas itu tentunya kita dengan sedikit mudah dalam mencerna apa sih itu yang dimaksud dengan “menu” sabar itu, yah walaupun mungkin saja dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa sering-sering mempraktekan itu, tapi paling tidak kita bisa sedikit-sedikit mencobanya.

Orang bijak sering berucap, “orang sabar disayang Tuhan”. namun lebih banyak orang berkata, “sudah cukup kesabaran saya…”. kalo bisa kita takar kaya gula atau beras, sebetulnya seberapa besar sih takaran kesabaran kita sehingga kita bisa mengeluarkan perkataan “sudah cukup kesabaran saya” ?.

Ada sebuah kalimat menarik yang pernah saya baca dalam buku dan sayangnya saya lupa buku siapa itu hehe,,dia bilang begini, mudah-mudahan ini juga tidak salah kutip dan salah kata hehe..

“Yang jelas ada satu hal yang amat membantu saya hidup hening dalam rumah intelektual tanpa pagar : kesabaran. Kita masih bisa berdebat tentang hubungan antara kualitas intelektual serta keheningan di satu sisi, dengan kesabaran di lain sisi. Namun saya mendapat pelajaran amat banyak dari kesabaran. Ia tidak saja menjadi mesin kebahagiaan, tetapi juga mesin kejernihan dan keheningan. Juga katanya kesadaran itu adalah rahasia terpenting untuk menikmati hidup. Kalau Anda bersabar Anda akan benar-benar menikmati saat-saat terindah dalam hidup Anda.”

Kesabaran adalah kemampuan menyatukan badan dan pikiran kita (body and mind) di satu tempat. Nah, begitu badan dan pikiran kita berada di lain tempat, kita akan sangat gelisah dan kehilangan kesabaran. Bener ga?, yah kembali lagi ke diri masing-masing hehe…

Saat ini dan mungkin di masa-masa yang akan datang akan terus terjadi di hadapan kita peristiwa atau permasalahan yang menuntut bukan hanya agar kita bersabar, tetapi agar bisa menunjukkan sikap sabar yang baik. Semoga. Wallahu alam.

Semoga saudara-saudara kita yang saat ini sedang dilanda gempa dan segala macam bencana lainnya diberikan kesabaran yang ekstra dalam menghadapi “kejutan-kejutan” dalam hidup mereka.amin.

Tegal Parang, 7 Oktober 2009, 03.19 Wib