“Arti hidup adalah untuk memberi hidup sebuah arti.”

Tulisan ini sebenarnya udah lama mau ditulis cuma emang kalo saya nulis tuh tergantung factor eksternal dan internal hehe,,gaya banget ..

Saat mau nulis ini sebenernya terinspirasi dari status seseorang dan kebetulan udah ada beberapa bahan yang disiapkan untuk tulisan ini dan untuk arin, ririez dan beberapa temen lain yang minta dibuatin note sabar ya belum ada insipirasi dan ide ni hehe..tapi tenang aja giliran dulu ya temen-temen hehe..sok banget ya saya hoho…

Kembali ke tema diatas sebenarnya saya udah ada nulis sedikit tentang mencoba memaknai hidup yah mungkin mirip-mirip saja atau bahkan ada yang berpandangan sama dengan apa itu arti hidup, atau malah ada yang berpendapat beda?ya itu sih sah-sah saja bukankah perbedaan itu indah kata aa gym hoho..

Secara garis besar memaknai hidup bisa saja dirubah menjadi kalimat tanya apa arti hidup?, menemukan tujuan, pemenuhan dan kepuasan dalam hidup?, atau seperti yang pernah saya tulis di note saya sebelumnya.

Setiap orang punya tujuan hidupnya masing-masing. Artinya adalah, setiap orang memaknai/mengartikan hidupnya dengan cara pandang yang berbeda-beda. Sehingga, bagaimana cara seseorang memaknai hidup pun memiliki bentuk yang berbeda-beda pula. Seperti yang diungkap Aristoteles dalam pembukaan buku Metaphysics-nya “Manusia dari kodratnya ialah makhluk yang ingin mengetahui”. itu berarti bahwa memaknai hidup tidak terlepas dari proses belajar sepanjang hayat. Pembelajaraan hidup adalah sesuatu yang sangat penting dalam pemaknaan hidup.

Saat kita ingin menemukan arti hidup kemudian kita berpikir untuk apa arti hidup ini ? apakah kita telah menemukan jati diri yang sesungguhnya. Upaya pencarian arti hidup guna mencari jati diri yang sesungguhnya. Seperti yang pernah saya tulis dalam sebuah note saya tentang si tukang becak yang “sepertinya” begitu semangatnya ia menggeluti pekerjaan sebagai tukang becak. Rasa iba datang ketika melihat kondisi tersebut akan tetapi dibenak saya begitu terinspirasi akan pencarian arti hidup yang sesungguhnya. Untuk apa arti hidup ini sesungguhnya. Kemudian ada lagi suatu cerita ketika yang bertolak belakang dari kisah tukang becak itu.

Seseorang yang hidupnya berkecukupan, penuh dengan kesenangan akan tetapi ia tidak mempunyai arti hidup yang sesungguhnya, “Untuk arti hidupnya ?” Ia sendiri tidak pernah menyadarinya.
Kadang kita sering kehilangan akan arti hidup yang sesungguhnya.Tak sedikit orang yang patah semangat,putus asa dalam menjalani hidup.stres karena tak mempunyai arah dan tujuan.

Betapa pentingnya dalam diri seseorang memahami akan arti hidup yang sesungguhnya. Seandainya kita benar-benar memahami arti hidup tentu kita akan benar-benar tegar dalam menghadapi setiap pasang surutnya sebuah kehidupan. Dengan begitu kita akan sadar sejauh mana kita mengartikan hidup ini.

Kita lah yang tau untuk memberikan hidup kita sebuah arti. Walaupun caranya tentu berbeda bagi setiap orang, kita lah yang harus memilih sendiri bagaimana kita akan memberi arti pada hidup kita.

Seperti dalam sebuah kata-kata bijak Ken Hudgins dia bilang begini “The meaning of life is to give life meaning.”, yah kalo secara kasar diartikan ke bahasa Indonesia seperti apa judul note ini diatas hehe…

Semoga bermanfaat.

Banjarbaru, 1 November 2009, 00.24 Wita
(Kira-kira itu foto siapa ya hehe…)